waktu itu. malam itu. dia sakit. aku terlihat sangat tenang. padahal sebenarnya aku sangat khawatir.
aku mengikutinya keluar. mungkin dia merasa tak enak dan mengajakku masuk gereja untuk melihat konser lagi.
seandainya dia tahu.. apapun yang terjadi jika dia tak ada aku ingin sekali pulang. dia jugalah alasanku untuk tetap tinggal jika ia yang memintaku.
dingin sekali..dia menggenggam jemariku. hangat..damai.. :)
pernah seorang juga menggenggam jemariku.. tapi entah mengapa hatiku tak merasa seperti ini..
kali ini berbeda.. seperti berada ditangan yang tepat.
rasanya berada di tempat yang melindungi aku
ketika jemarinya menggenggam jemariku, rasanya tidak melambung tinggi ke awan tapi tetap tinggal di bumi dan menikmati keindahan malam itu. jantungku bukan berdetak tak beraturan tapi mulai berdetak karena di hidupkan cintanya.
entah apa yang ia lihat dariku. aku merasa kecil bila dibandingkan dengan yang lain. aku hanyalah gadis biasa. tapi aku yakin aku gadis biasa yang menyayanginya dengan luar biasa.
tapi tetap saja aku masih belum percaya, dia memilihku untuk menjadi sang dewi dihatinya yang bening itu. Tuhan.. aku takut sekali jika nanti tanpa sengaja aku akan menyakitinya. :( aku berjanji akan selalu setia. akan selalu tulus kepadanya. akan selalu menjaganya. aku tak ingin kehilangan dia.
Senyum. ya hanya tersenyum. hanya itu yang aku cari darinya. tiap kali aku menatap matanya.. ku nikmati keluasan kalbunya, ku nikmati betapa indahnya seorang ini. ya seorang yang kini menemani langkahku, yang kini hanya namanya yang ada di hatiku. aku selalu ingin membuatnya tersenyum. seorang yang aku juga yakin, dia yang terakhir untukku.
Tuhan kali ini ku mohon jangan berakhir

















0 komentar:
Posting Komentar